One Piece chapter 808 - Raja Inuarashi

One Piece chapter 808 versi teks bahasa Indonesia

One Piece chapter 808 telah dirilis. Seperti biasanya, admin menuliskan ceritanya dalam bentuk versi teks dan menyediakan file RAR untuk sobat yang ingin mendowload. Dalam cerita sebelumnya (One Piece 807), Kinnemon dan Kanjurou yang memanjat di kaki belakang sang gajah Zou tiba-tiba terkena hempasan air dari sang gajah. Mereka kelelahan dan hampir kehabisan tenaga. Sementara itu, di benteng rahasia di bagian kanan perut Zou, Luffy dkk melanjutkan pesta penyambutan mereka oleh suku Mink. Seperti apa kelanjutan kisahnya, mari simak cerita One Piece di chapter 808.

Penulis artikel : versiteks.com

Cover One Piece 808

Gambar cover One Piece chapter 808 adalah cerita kecil tentang laki-laki seharga 500 juta belly volume empat. Tampak mantan anak buah bajak laut Usop yaitu Ninjin, Tamanegi, dan Piiman serta gadis muda yang ingin menjadi dokter, Kaya di desa Syrup. Desa Syrup adalah kampung halaman Usop. Mantan anak buah bajak laut Usop terlihat gembira melihat poster buronan Usop seharga 200 juta belly.

Flashback ketika Jack menyerang Zou...

Para penduduk mulai dari mink zebra, babi, rusa, sampai pandaman yang ikut-ikutan nyelip di belakang kerumuman, mereka semua sontak kaget oleh serangan tiba-tiba itu, apalagi yang menyerang bukanlah mahluk biasa melainkan hewan prasejarah.

"Mammoth!? Kenapa bisa ada hewan prasejarah di sini!?"

Lonceng gerbang terus berbunyi, Bariete si monyet penjaga gerbang berlari menuju pemukiman warga sambil berteriak-teriak, "Musuh!! Serangan musuh!!!"

"Gerbangnya dihancurkan!?"
"Bajak laut!! Ayo usir mereka!!"

Jack dan gerombolannya datang untuk menangkap Raizou, namun Suku Mink terus bersikeras kalau mereka tak tahu apa-apa.

"Pendekar Wano!? Raizou!? Kami tak tahu apa-apa soal itu!!"
"Jangan mengacau di negeri kami!! Pergilah dari sini!!"

"Hahaha!! Kalian para suku Mink ternyata buas juga ya..."
"Siapa kalian sebenarnya-gara!?"

"Kalian tak tahu kami siapa!? Kalian sedang berhadapan dengan anak buah Yonkou Kaidou!! Salah satu dari tiga bawahan terkuat Kaidou yang disebut sebagai Sang Bencana, Jack si Kekeringan!! Tempat yang dilewatinya akan langsung hancur layu bagai kekeringan!!" ucap Sheephead sambil memperkenalkan pemimpin mereka, Kapten Mammoth Bajak Laut Hundred Beast Kaidou, Jack Si Kekeringan.

"Cepat serahkan Raizou!! Kalian tak ingin membahayakan nyawa kalian, kan!? Atau kalian mau bertarung!?"

Sheephead sendiri merupakan ketua dari kelompok Gifters, kelompok yang berada di bawah Jack.

"Gehehehe!!"

"Tentu saja kami tak ingin bertarung.." ucap mink monyet tua yang muncul dari belakang kerumunan warga.

"Kakek Mon!?"

"Tapi kalau kalian memang tak mau mendengar kami, sepertinya memang tak ada gunanya untuk bicara... Namamu Jack, kan? Kami tidak berbohong..." ucap Kakek Mon alias Monjii, "Kalau kalian mau mencari seseorang coba saja cek semua bangunan di sini satu-sa..."

Bruaghhh!!!! Jack tak peduli dan langsung menghempaskan para penduduk menggunakan belalainya. Tak hanya penduduk, bangunan dan pohon pun sampai ikut roboh.

"Gyahahahaha!!" anak buah Jack tertawa sambil berteriak, "Wanita, anak-anak, orang tua, tak akan ada satu pun yang dibiarkan lolos!!"

"Gin Rummy, apa kita datang kemari untuk berdiskusi?" tanya Jack.
"Tidak, Jack!! Kita datang untuk menangkap samurai itu!!" ucap Gin Rummy, wanita yang sempat muncul waktu itu.

"Bodoh, dia itu bukan samurai, Raizou itu ninja!!" ucap Sheephead.
"Diam kau Sheephead!! Samurai adalah nama umum bagi pendekar Wano!! Jadi apa pun namanya terserah!!"

"Yang kuinginkan cuma satu, cepat bawa Raizou kemari!!" teriak Jack.

"Bagaimana bisa!? Sudah kami bilang dia tak ada di sini!!" ucap mink rubah.

"Kalau begitu, Pleasures, geledah negeri ini!!!" Jack memerintahkan pasukannya, pasukan Pleasures untuk menyerang. Namun, Suku Mink balas menyerang dengan sengatan listrik. Mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, sampai anak-anak Mink, semuanya ikut menyerang.

"Gyaaah!!!" teriak kelompok Pleasures, "Apa-apaan itu tadi!? Apa yang... Sialan!! Pak tua!! Bocah!! Tadi itu sakit!!"

"Tak ada makhluk lemah di negeri ini.." ucap Kakek Mon. Bahkan kakek tua itu pun bisa mengeluarkan sengatan listrik dari tangannya. "Suku Mink adalah petarung sejak lahir!! Bahkan bayi pun tahu cara bela diri!!"

"!?"

"Kalian-gara, apa kalian benar-benar ingin melawan seluruh negeri ini!? Belum lagi kami memiliki petarung terlatih yang kemampuannya tak cukup dijelaskan dengan kata-kata!! Pertempuran tak akan menyelesaikan apa-apa, kalau memang mau mencari seseorang bicaralah dengan pemimpin negeri kami!!"

"Bicara? Aku menolak, Gifters ayo maju!!!" Jack lalu memerintahkan kelompok satunya, kelompok Gifters untuk maju menyerang. Kelompok yang diketuai oleh Sheephead itu terdiri dari orang-orang yang memiliki bagian hewan pada tubuh mereka.

"Apa!? Tubuh mereka...!?"
"Hancurkan negeri ini dan bawa samurai itu ke hadapanku!!"

Flashback berakhir sampai sana....

"Mereka tidak mau bicara baik-baik dan langsung menyerang. Akhirnya kota Claw yang damai pun jadi medan perang.." ucap Wanda.

"Anak buah Yonkou!? Mereka yang menyerang negeri ini!?" Usopp kaget.
"Anak buah Kaidou..."

"Yah, aku tak mengeri bagaimana bisa mereka sampai di sini, atau kenapa mereka bisa berpikir kalau samurai itu ada di sini.."

"Hei, Usopp!! Tadi dia bilang Mammoth!!" Luffy malah tertarik soal mammoth.
"Itu bukan sesuatu yang patut dikagumi, pikirkanlah apa yang sudah terjadi.." bisik Usopp.

"Jadi... Sekarang kalian mengerti kan kenapa kalian tidak boleh menyebut kata Samurai atau Wano di sini..." ucap Brook pelan-pelan pada Luffy dan tak lainnya.

"Jadi begitu ya..."
"Orang-orang yang kejam..."

Padahal baru saja dikasi tahu untuk tidak menyebut-nyebut yang berhubungan dengan Negeri Wano, tapi Luffy malah nyeletuk, "Tapi Ninja yang dikatakan oleh Kinemon itu ternyata tidak ada di sini, aku kecewa..."

"!!!!!" Usopp dkk langsung memasang wajah pucat.

"Eh?" Wanda kaget. "Ninja? Maksudmu pendekar dari Negeri Wano? Apa kalian tahu sesuatu tentangnya?"

Nami, Brook, dan Usopp langsung menggebuki Luffy.

"T-Tidak, tidak, tidak sama sekali!!" ucap Brook dan kemudian ia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan, "Ah... Tentang yang luka!! Bagaimana kondisi para penduduk yang terluka!?"

"Ah, soal itu... Kita sudah hampir sampai di ruang perawatan Duke, ayo kita lanjutkan pembicaraan ini di sana..." Wanda menunjuk sebuah gedung yang berada di atas pohon. Untuk pergi ke sana, mereka harus melewati jembatan.

Sanatorium Duke Inuarashi.

"Gyaaa!!!" terdengar teriakan dari sana.
"Maafkan aku, Sicilian-san!!"
"Sicilian-sama mengamuk!!"
"Aaaah!!!"

Wanda langsung berlari menghampiri ribut-ribut itu, "Sicilian-san!? Apa yang terjadi!?"
"Oh, Wanda? Hoo... mereka selalu saja mengatakan hal-hal yang manis-gara, jadi aku melempar mereka ke jurang!! Gula, Madu, Kasih Sayang, Cinta, Bayi!! Jangan pernah membicarakan hal-hal yang tak asin seperti itu lagi di depanku!! Atau akan kuhancurkan tenggorokan kalian!! Hah, naiklah ke sini dengan kekuatan kalian sendiri!!"

Mink Singa yang merupakan salah satu dari tiga musketeer Inuarashi, Sicilian si Kekuatan Penuh.

"Ooo wow!!"
"Kasar tapi keren!!"
"Maafkan aku!! Aku tak akan membicarakan hal-hal yang manis lagi!!"

"Baguslah kalau kalian mengerti!!" ucap SIcilian.

"Sicilian-san, mereka ada Kelompok Topi Jerami.." Wanda memperkenalkan Luffy dan yang lainnya.

"Oh!" Sicilian langsung melompat dan bersujud, sama seperti ketika Fujitora bersujud pada Raja Riku. "Terima kasih karena sudah menolong negeri ini. Aku tak akan pernah melupakan apa yang sudah kalian lakukan.."

"Sicilian-san selalu melakukan sesuatu sesukanya..."
"Singa berdarah panas eh..."

"Duke menunggu di dalam, sekarang bukan waktunya untuk bersantai-santai di luar..." Sicilian mempersilakan Luffy dan yang lainnya untuk masuk.

Di dalam, Chopper juga sudah menunggu.
"Luffy dan yang lainnya datang!!"

"Duke, syukurlah Anda baik-baik saja!!" Wanda langsung memeluknya, Duke Inuarashi, salah satu pemimpin Zou yang ternyata ukurannya besar sekali. Wanda saja hanya seukuran tangannya.

"Kalian adalah Kelompok Topi Jerami, kan? Kalian telah menolong kami, aku benar-benar berterima kasih.." ucapnya.

"Kurasa yang menolong kalian itu teman-temanku, aku bahkan belum dengar apa yang sebenarnya terjadi..." ucap Luffy.

"Tidak, kalian semua juga... termasuk kau, Luffy si Topi Jerami..." ucap Duke Inuarashi.

"Tapi pak tua, kau itu kuat kan... Kelihatannya kau sangat kuat..." ucap Luffy.
"Apa? Jangan bicara kasar begitu, Duke adalah ksatria terhebat di negeri ini.." ucap Wanda.

"Hahaha, jangan bicara begitu, aku ini sudah dikalahkan..." ucap Duke.
"Kalah!? Memang sih, musuh lumayan kuat. Tapi mereka menang hanya karena persiapan mereka lebih matang. Kalau saja Jack tidak membawa senjata itu..."

"Eh? Senjata?" Luffy kaget.
"Ya, dia benar, Luffy. Yang sudah menghancurkan negeri ini adalah senjata gas beracun buatan Caesar..." ucap Chopper.

Senjata seperti apa yang telah diciptakan oleh Caesar hingga membuat suku Mink menderita kekalahan? Kita nantikan cerita selanjutnya di One Piece chapter 809.


Chapter 808 END

My Partner Blog : Gemza
Situs download : Web Informasi

Silahkan di bookmark blog ini untuk mendapatkan postingan update tentang One Piece dan bantulah admin dengan men-share artikel ini kepada teman-teman Anda. Terima kasih.


Baca online One piece chapter 808
Download One piece chapter 808


Baca juga chapter One Piece yang lain disini



0 Response to "One Piece chapter 808 - Raja Inuarashi"

Post a Comment

Berikan komentar dan masukan anda agar kedepan bisa menjadi lebih baik. Thanks