One Piece 790 bahasa Indonesia : Langit dan Bumi

One Piece chapter 790 versi teks bahasa Indonesia

Pasti penggemar One Piece menunggu chapter yang satu ini. One Piece chapter 790 telah dirilis. Seperti biasanya, admin  menuliskan ceritanya dalam bentuk versi teks. Dalam cerita sebelumnya (One Piece 789), Penduduk Dressrosa yang sebelumnya terluka menjadi pulih lagi berkat kekuatan penyembuhan putri Mansherry. Semangat mereka pun berkobar dan ikut membantu tim Zoro, tim Franky dan tim Bartolomeo dalam menghentikkan sangkar burung. Bukan hanya penduduk Dressrosa saja yang ikut membantu, namun juga angkatan laut dan Raja Riku ikut turun tangan dalam usaha menghentikan sangkar burung. Semangat mereka bertambah ketika sangkar burung sempat berhenti sesaat. Di sisi lain, Viola menghadapi Doflamingo. Rebbeca hanya melihat pertarungan mereka. Viola tidak berdaya menghadapi Doflamingo. Doflamingo mengikat Viola dengan kekuatan benangnya hingga ia tak bisa bergerak. Sementara itu, Rebbeca yang ada di dekat sana dikendalikan oleh Doflamingo untuk menghunuskan pedangnya kepada Viola. Tiba-tiba terdengar suara dari sang pembawa acara koloseum, yaitu Gatz. Gatz menggunakan mic layaknya sedang ada turnaman, agar suaranya terdengar oleh semuanya. Gatz memberitahukan bahwa sang bintang Lucy alias Mugiwara Luffy telah bangkit kembali.. Mari simak kelanjutan cerita di One Piece chapter 790

Cover One Piece 790

Penulis artikel : Admin

"Lucy sudah kembali" teriak Gatz dengan lantang.

Tangis haru keluar dari mata Bartolomeo dan Gatz. Zoro, Usop dan penduduk Dressrosa menyambut penuh gembira kabar tersebut meski sangkar burung (Torikago) semakin menyempit. Hanya Luffy satu-satunya harapan bagi penduduk Dressrosa untuk mengalahkan Doflamingo.

"Mugiwara" kata Viola

"Kepulihan yang heboh sekali..." kata Doflamingo
"Tapi nampaknya hakimu juga sudah kembali huh"

Luffy berdiri tepat di depan Doflamingo. Terlihat jelas perbedaan tinggi badan antara Luffy dan Doflamingo. Rebecca berjongkok di samping Luffy masih memegang pedangnya yang patah karena mengenai kepala saat hendak menebas Viola yang ternyata ditukar dengan Luffy oleh Law. Rebecca menangis atas kedatangan Luffy.

HUFF HUFF
Nafas Luffy tersengal.

"Kau bisa berdiri..." ucap Doflamingo menghardik
"Tapi untuk berdiri saja kau sudah kewalahan kan?"
"Tapi..."

"HUFF... Kau sendiri juga sama, bukan. Hufff" balas Luffy

WUZHHH
Dari belakang Doflamingo, benang-benang awakening meluncur menyerang tanpa Luffy sempat menyadari. Doflamingo hanya berdiri diam tanpa melakukan apa-apa. Benang-benang awakening bergerak tanpa Doflamingo menggerakkan.

DUAKKKK
Luffy terkena benang-benang awakening dan terpental ke belakang.

"Lucy!!!" teriak Rebecca mengkhawatirkan Luffy

Kini giliran benang Doflamingo menyerang ke Rebecca. Belum sempat benang Doflamingo sampai ke Rebecca, Rebecca menghilang dan berganti puing tembok.

"Kya!!!" teriak Rebecca jatuh karena pertukaran itu oleh Law.

"Rebecca" kata Viola

"Huh... Di situ kau rupanya" kata Doflamingo
"Kau diam dan menonton saja"

WUTTT WUTTT WUTTT
Doflamingo berjongkok menempelkan tangan ke tanah dan dibelakangnya benang-benang awakening bergoyang menari dengan anggunnya.
"EVER WHITE!!!"

"WOAHHHH!!!"
Seluruh pijakan Luffy yang tadinya tanah berubah menjadi benang.

"Seluruh kota... Berubah jadi benang" ucap Gatz

"Lucy!!!" teriak Rebbeca

SET SRET
Tubuh Luffy serta kaki dan tangannya telah terikat oleh benang.

WOAHHHH!!!

Doflamingo merentangkan tangan, benang disekitar tempat itu menjurai ke atas.

"Seribu... Panah"

Doflamingo mengayunkan tangannya dan seluruh benang yang menjurai, mengarah ke Luffy.

Luffy berusaha menangkis serangan Doflamingo dengan Bushou Haki. Namun, tetap saja tidak bisa menahan serangan Doflamingo.

"Urghhh woahhh"

JLEB
Beberapa benang seperti tombak menancap di tubuh Luffy.

"Apa hakimu benar-benar sudah pulih, Mugiwara?" kata Doflamingo mengejek


Luffy terjerembab di bebatuan. Doflamingo tanpa ampun menyerang Luffy.

"AAAAAAAHHH" teriak Luffy kesakitan

"Lucy!!!"

"Keras sekali" kata penduduk Dressrosa

"Pertarungannya semakin memanas"

"Apa Lucy menang?"

"Sangkar burungnya masih ada"

"Cepat Lucy!!!"

SRAK SREK SRAK SREK
"Urgh... Tubuhku... Bergerak..." kata Luffy

Luffy telah menjadi boneka tali Doflamingo. Tubuh Luffy digerakkan oleh Doflamingo.

Terbayang di benak Luffy saat berlatih dengan Rayleigh.

"Oh, jadi kau selamat ya, Luffy" kata Rayleigh tertawa
"Apa yang terjadi dengan jurus yang kau banggakan itu?"

TAP TAP
Doflamingo memainkan jarinya. Luffy berjalan pelan ke depan menuju Doflamingo.

"Sungguh keras kepala... Bahkan setelah semua itu, kau masih belum menyerah juga..." ucap Doflamingo

"Makanya, sudah kubilang Rayleigh. Aku ingin sesuatu..." kata Luffy sambil makan daging ketika masih latihan
"Yang lebih besar dibanding KONG GUN milikku. Kalau tidak, percuma saja"
"Hahaha, susah juga itu"

"Kalau begitu, kurasa sudah saatnya aku mengajarimu sesuatu yang baru... dan mungkin gear 4 ini..."
"Akan sangat membebani tubuhmu..."

Haah Haah
Nafas Luffy terengah-engah

"Seandainya saja kalian semua mau duduk manis seperti boneka di dalam sangkarku, kita tidak akan kesusahan seperti ini" kata Doflamingo

"Sangkar...? Boneka...? Haah, Haah" ucap Luffy kelelahan
"Aku sudah muak dengan semua itu!!!" teriak Luffy bangkit lagi

"Plato raja mulai hancur" teriak penduduk Dressrosa

"Cepatlah Luffy!!!" kata Zoro

"Ini dia..." lanjut Doflamingo

BREK BREK BREK
Luffy bertenaga lagi.
"GEAR 4!!!"

Tubuh Luffy membesar. Benang-benang kasat mata milik Doflamingo yang tadi menggerakkan Luffy telah putus semuanya. Luffy kini tidak lagi dikendalikan oleh Doflamingo.

"Benangku!!!" kata Doflamingo terkejut

"Uooohhh!!!"
Luffy terbang dengan cara menendang udara seperti jurus Geppou milik CP9. Doflamingo mendongak ke atas.

"Berapa lama kau akan bisa mempertahankan wujud itu kali ini?" kata Doflamingo meremehkan
"Tapi kau berani juga, ingin bertarung di udara seperti itu melawanku. Apa kau sudah akan menunjukkan K.O. satu pukulan yang kau bicarakan tadi?" lanjut Doflamingo dengan wajah geram dan menyeramkan.
"Fu Fu Fu FU"
Doflamingo menyusul Luffy yang terbang di udara. Semua orang melihat ke atas dan menunjuk ke arah mereka. Menurut Doflamingo, pertarungan di udara adalah kelebihannya.

Luffy berhenti di udara dan tangannya membesar berlapis haki bersiap untuk menyerang.

Doflamingo semakin dekat dengan Luffy dan tertawa
"FUFUFUFU"

"Kau telah menggenggam semuanya di tanganmu" kata Luffy
"Karena keserakahanmu yang ingin mengontrol semuanya itulah..."
"Aku jadi tidak punya ruang untuk bernafas di kota ini"

"Wah, kalau begitu, salahkan saja garis keturunanmu sendiri karena sudah terlahir sebagai sampah yang hanya bisa dikontrol olehku" balas Doflamingo
"Kalian semua tidak ada apa-apanya bila dibandingkan denganku"

"Akan kuhajar kau dan pergi dari tempat ini"

"Coba saja kalau bisa, bocah"
"Spider's Web!!!"

Luffy meniup lengannya. Kali ini lengan Luffy lebih besar dari Gear 4 sebelumnya.
"Gomu Gomu Noooo"

KRAK KRAK
"KING"
"KONG"

Doflamingo bersiap menghadapi serangan Luffy dengan jaring laba-laba (Spider Web)

"Kalau begitu aku terpaksa harus membunuhmu..." kata Doflamingo
"Dengan 16 PELURU SUCI..."
"PEMBUNUH DEWA"

WUZZZHHH DORRR
Ternyata serangan Luffy kali ini hanya menggunakan udara yang keluar dari tangannya seperti pistol angin. Karena hanya angin yang keluar, maka mampu menembus pertahan jaring laba-laba milik Doflamingo.

KRAK
Peluru angin Luffy tepat mengenai kepala Doflamingo.

"GUN!!!"

DRUAKKK BRUAKKK
Doflamingo terhempas ke bawah oleh serangan kuat peluru angin Luffy hingga membuat daerah sekitar porak-poranda. Penduduk Dressrosa berlarian menjauh dari jangkauan serangan Luffy. Law yang dari tadi menonton pertarungan mereka, terkesima dengan serangan Luffy. Law teringat akan kata-kata Cora-san.

"Di satu tempat yang jauh..."
"Ada keluarga dengan..."
"Nama 'D' di tengahnya..."
"Mereka adalah musuh terbesar Dewa"

SREK
Terlihat kacamata Doflamingo jatuh dan pecah. Nama yang menembus angkasa "D". Apakah kali ini Doflamingo benar-benar terkalahkan sesuai janji Luffy dengan meng-K.O dalam satu kali pukulan? Ataukah Doflamingo masih bisa bertahan untuk bangkit kembali? Kita nantikan cerita selanjutnya di One Piece chapter 791.

Chapter 790 END

My Partner Blog : Web Informasi

Silahkan di bookmark blog ini untuk mendapatkan postingan update tentang One Piece dan bantulah admin dengan men-share artikel ini kepada teman-teman Anda. Terima kasih.


baca online One piece chapter 790
download One piece chapter 790

 
Baca juga chapter One Piece yang lain disini



0 Response to "One Piece 790 bahasa Indonesia : Langit dan Bumi"

Post a Comment

Berikan komentar dan masukan anda agar kedepan bisa menjadi lebih baik. Thanks