One Piece chapter 816 - Anjing vs Kucing

One Piece chapter 816 versi teks bahasa Indonesia

Gambar cover One Piece chapter 816 adalah cerita kecil tentang laki-laki seharga 500 juta belly volume sepuluh dengan judul 'Water seven: You've gone and done what?'. Dari dek dunia, cerita kecil kali ini tentang poster buronan cyborg Franky dengan mode general Franky (mode robot dengan rambut bor). Sebuah poster buronan telah sampai di kota Water Seven, yaitu sebuah kota berkumpulnya para ahli tukang kapal di bawah naungan Galley-La Company yang dipimpin oleh seorang teman Franky yang bernama Iceburg. Ice burg merupakan pemimpin galangan kapal Galley-La Company dan sekaligus walikota Water Seven. Iceburg dan Franky adalah teman lama dari Tom's worker dan sama-sama murid Tom. Tom adalah seorang ahli kapal yang telah membuatkan kapal untuk raja bajak laut Gol D. Roger. Atas perbuatannya itu, Tom dihukum oleh Pemerintah Dunia karena dianggap telah membantu raja bajak laut Gol D. Roger. Walau dihukum oleh Pemerintah Dunia, Tom tidak menyesal telah membuatkan kapal untuk Gol D. Roger dan malah Tom merasa bangga akan hal itu. Dalam persidangan hukuman, Tom mengajukan banding agar hukuman yang diberikan kepadanya diganti dengan membantu membuatkan sebuah kereta api laut (Umi Resha).

Dalam cover One Piece chapter 816, terlihat Iceburg (dan tikus peliharaannya di saku yang diberi nama Tyranosaurus), Paulie, Tilestone, Lulu, Franky family (Kiwi, Mozu dan Zambai), Yokozuna si kodok sumo, Kokoro si nenek tua bangka tukang mabuk sekaligus masinis veteran Umi Resha, Chimney sang cucu Kokoro dan kucing peliharaan Chimney yaitu Gombe (sebernarnya lebih terlihat mirip kelinci daripada kucing). Iceburg terlihat dengan ekpresi terkejut serta mulut menganga sambil memegang dan melihat poster buronan Franky. Iceburg terkejut mungkin karena gambarnya (Franky mode general) terlihat berbeda sekali dengan Franky saat masih di Water Seven. Sementara itu yang lain terlihat senang dan tertawa.

Yups, silahkan disimak kelanjutan cerita petualangan Luffy dkk di One Piece chapter 816. Selamat membaca.

Cover One Piece 816


Situasi darurat yang cukup untuk menghancurkan seluruh negeri.

"Hey!!! ini Gawat!!!"

"Sepertinya Kinemon dan yang lain... sudah naik ke atas pulau"

"Kita bertiga ketiduran, sial" ucap Franky

"Negeri ini, kerajaan Mokomo, hampir rata dengan tanah... karena Raizou. Seorang samurai yang belum pernah mereka temui sebelumnya." kata Brook

Franky, Brook dan Robin berlari tergesa-gesa karena mengetahui bahwa Kinemon dan Kanjuro telah naik ke pulau Zou. Mereka bertiga mengetahui hal itu berdasarkan jejak lukisan (jelek) harimau dan naga dari Kanjuro yang tertinggal.

"Kalau sampai mereka bertemu dengan samurai yang juga mencari Raizou, tidak mungkin mereka akan dilepaskan begitu saja"

"Kita harus temukan mereka berdua secepatnya" saran Robin

"Ngomong-ngomong, cuma perasaanku saja atau ada yang membunyikan lonceng?"

Terdengar suara lonceng yang menggema ke seluruh negeri Zou.

"Itu lonceng Bariete"

Terlihat sir Ete si monyet yang sedang membunyikan lonceng untuk memberitahukan kepada seluruh penghuni Zou.

"Ini gawat-Gosaru"
"Samurai-Gosaru"
"Samurai datang-Gosaru"

*Gosaru adalah akhiran setiap kalimat dalam bahasa Jepang yang biasanya dipakai oleh samurai atau ninja di zaman dulu untuk kesopanan.

Sementara itu, di hutan perut kanan.

"Raja Inuarashi!!! Bariete membunyikan lonceng kota" kata prajurit Zou

"Ya, aku tahu. Kita menuju ke pusat kota" ucap raja Inuarashi
"Yang bisa berjalan ikut aku"

"Baik"

Raja Inuarashi menuju pusat kota dengan mengendarai buaya. Terlihat pula kaki kiri raja Inuarashi yang terpotong akibat ulah serangan kapten Jack.

"Suara loncengnya riuh sekali" kata Kanjuro

"Mungkin fungsinya untuk memberitahukan datangnya tamu. Mereka menyambut kita" sahut Kinemon

"Bisa jadi"

"Tapi bukankah Law-dono bilang kalau yang tinggal disini... cuma suku PEMBENCI MANUSIA?"

"Ya... entah apa itu berita lama atau baru"

Tiba-tiba dari balik semak-semak muncul seorang anak kecil. Ya, itu adalah Momonosuke.

"Ayah!!! Kanjuro!!!" panggil Momonosuke

"Momonosuke!!!"

"Kanuro! Rupanya kau selamat"

"Ya, maaf sudah membuatmu cemas. Kenapa kau sendirian di luar sini? Mana Luffy-dono dan yang lainnya?"

"Sejak aku menginjakkan kaki di pulau ini... perasaanku tidak tenang... Aku mengurung diri di kamar"

"Begitu ya. Kasihan deh loe..."

Scene beralih di hutan paus. Terlihat kru Mugiwara berlari terbirit-birit. Usopp naik di punggung Chopper.

"Apa yang terjadi? Kenapa aku terbirit-birit sepagi ini?" kata Luffy yang berlari sambil setengah tidur.

"Kinemon dan... siapa iu namanya... Kanjuro"
"Intinya, seluruh negeri gempar. Ada berita kalau dua orang samurai telah muncul" terang Nami.

"Oh, jadi kita akan adakan perjamuan lagi? Perjamuan berturut-turut itu mengasyikkan"

"Tidak, tolol. Kita akan mendapat masalah besar"
"Apa kau bercanda. Mereka semua sekarat... karena mengira ada samurai di pulau ini"
"Saat ini, tuan Nekomamushi... Sedang menuju pusat kota bersama seluruh pasukannya"

Terlihat Nekomamushi dan pasukannya sedang berlarian menuju pusat kota.

"Gornyaago!!!" teriak Nekomamushi

Nekomamushi dan pasukannya telah sampai di pusat kota, kota Cakar.

"Dimana mereka?" tanya Nekomamushi

"Sedang kami cari. Sepertinya semua penduduk sudah berkumpul di pusat kota" jawab pasukannya.

Wuzzzhhhh...!!!

Pedro melompat ke bangunan yang tinggi untuk mencari sesuatu.

"Bagaimana, Pedro?" tanya Nekomamushi

Tampaknya Pedro melihat sesuatu.

"Tuan!!! Sebaiknya kita mundur untuk sementara. Cepat!!!" jawab Pedro

"Aku tidak dengar..."

Tak lama kemudian, raja Inuarashi telah sampai juga di pusat kota.

Nekomamushi dan Inuarashi saling mengetahui keberadaan mereka masing-masing. Kedua penguasa pulau Zou saling bertemu.

"Sial!!! Mereka berdua saling bertemu"

"Hentikan!!! Kumohon, Tuan!!!"

Tak jauh dari situ, Kinemon ternyata sudah sampai juga di pusat kota dan melihat kedua penguasa tersebut.

"Apa yang terjadi di sana?" tanya Kinemon keheranan

Tiba-tiba...

Brukkk...

"Waah!!!"

Ternyata itu adalah kru Mugiwara yang mencoba menghentikan Kinemon, Kanjuro dan Momonosuke agar tidak tidak diketahui oleh suku Mink. Sebab kru Mugiwara berpikiran bahwa jika suku Mink bertemu samurai, akan terjadi keributan besar. Hal itu didasarkan pada penyerangan kapten Jack kepada suku Mink untuk mencari samurai yang bernama Raizou, beberapa minggu yang lalu.

"Sial, hampir saja" kata Usopp

"Kita berhasil tepat waktu" ucap Chopper

Usopp menangkap Kinemon, Franky menangkap Kanjuro, dan Nami menangkap Momonosuke dalam dekapannya. Momonosuke malah tampak senang didekap oleh Nami. Bocah yang satu ini memang agak mesum. LOL

"Kalian bertiga, tolong dengarkan kami"
"Cepat kembali ke Sunny" perintah Nami.

Sementara itu, Nekomamushi dan Inuarashi saling bertatapan. Tatapan permusuhan antara Anjing dan Kucing.

"Sudah berapa tahun berlalu hah, kantong kutu? Sepertinya waktu semakin membuatmu gila" kata Inuarashi yang berdiri menggunakan tongkat untuk membantunya berdiri di hadapan Nekomamushi. Sebab kaki kirinya telah terpotong.

"Kata seekor anjing dengan satu kaki" balas Nekomamushi

Para suku Mink khawatir melihat perseteruan itu akan menjadi sebuah pertempuran.

"Ini gawat"

"Seseorang, tolong hentikan mereka!!!"

Flash back menuju pada saat kapten Jack dan anak buahnya menyerang kota.

"Waahhh!!!"

"Bawa keluar Raizou!!!"

"Pasti dia ada disini"

"Dia tidak ada disini. Harus berapa kali aku mengatakannya padamu?" teriak Inuarashi yang tersalib

Crash...
sebuah pisau mengenai kaki Inuarashi.

"Kira-kira mana yang lebih dulu? Kau kehilangan kaki ini atau kau mengatakan dimana samurai itu berada?" tanya Jack
"Permainannya dimulai sekarang, raja Anjing"

"Kurasa, aku harus merelakan... kakiku ini"

Kembali ke masa sekarang.

"Sepertinya tanganmu juga senasib, eh?" kata Inuarashi
"Kurasa kau takkan bisa berkelahi dalam waktu dekat ini. Yang perlu kau cemaskan adalah bagaimana caramu memasukkan Lasagna ke dalam perut gembulmu"

"Hmmmph"

Nekomamushi teringat kejadian saat Jack menyerang.

"Bagaimana aku bisa memberitahumu keberadaan orang yang tak ada disini"
"Kenapa pula penduduk kerajaan Wano datang kemari?"
"Kalian melepaskan gas... dan hanya melawan prajurit yang telah melemah..."
"Pecundang seperti kalian berani menyebut diri sendiri prajurit?" terika Nekomamushi

"Uwah!!!"

"Sial! Orang ini sedang berusaha menghancurkan rantai salibnya" kata anak buah kapten Jack

"Apa gasnya sama sekali tidak berefek padanya?"

"Ya! Ambillah lenganku ini" pinta Nekomamushi
"Kalau kalian ingin menusukkannya kepada penduduk negeri ini..."
"lebih baik tusukkan padaku saja tombak kalian itu"
"Akan kuterima semuanya!!!"

Tak menunggu komando lagi, anak buah kapten Jack menusukkan tombaknya ke Nekomamushi. Jrebbb... Jlebbb...

"Master!!!"

Kembali ke cerita sekarang.

"Sayang sekali kau masih hidup dengan hanya kehilangan satu kaki" hardik Nekomamushi
"Padahal aku tidak keberatan kalau misalnya kau mati. Negeri ini hanya butuh satu penguasa"

"Kalian berdua!!! Tolong, hentikan!!!"

Shikkk
Inuarashi mencabut pedang dari sarungnya.

"Benar sekali, akan kubereskan kau sekarang juga"

Nekomamushi pun bersiap menyerang dengan mengayunkan senjatanya.

"Akan kupenggal kepalamu itu"

Sementara itu, Kinemon menonton dari kejauhan dan Usopp digendong Kinemon.

"Anjing dan Kucing?" tanya Kinemon

"Oi!!!"

Senjata kedua penguasa pulau Zou saling berbentur dan mengeluarkan kekuatannya. Mereka saling bertarung.

"Uwah!!!"

"Kyaah!"

Tiba-tiba Kinemon menampakkan diri dan berteriak

"BERHENTIIIII!!!!"

"Dasar bodoh!!! untuk apa kau berteriak seperti itu?" tanya Usopp yang seperti biasa, ketakutan sambil menghentikan langkah Kinemon yang bergerak maju ke hadapan para suku Mink.

Suku Mink menyadari adanya seorang samurai karena Kinemon berteriak.

"Hm?"

"Bukankah dia..."

"Seorang samurai!!!"

"Sekarang lihat akibat perbuatanmu! Mereka menyadari kita. Cepat lari, Kinemon, Lari!!! Mereka bakal menghabisimu" perintah Usopp

Jrenggg....!!!
Kedua penguasa tersebut berhenti sejenak dan tatapan matanya sangat liar. Kanjuro pun melepaskan diri dari Franky dan Momonosuke pun berlari menuju ayahnya.

"Oi!!! Tolong lepaskan aku!" kata Kanjuro

"Apa kalian berdua lakukan?" tanya Franky

"Kanjuro, Momo, cepat kembali!!! Lari, kalian berdua!!! Sekarang!!!" teriak Usopp
"Nekomamushi!!! Inuarashi!!! Tunggu!!!"
"Orang-orang ini tidak bermaksud bu-"

Belum sempat Usopp melanjutkan kata-katanya, Kinemon berkata kepada kedua penguasa itu.

"Kau dari negeri Zou. Aku adalah pelayan keluarga Kougetsu dari kerajaan Wano. Namaku Kinemon"
"Kedatangan kami adalah untuk mencari seorang prajurit dari negeri kami, seorang rekan yang bernama Raizou"
"Apa mungkin dia pernah datang kemari?"

Kinemon malah memperkenalkan diri dan bertanya tentang Raizou. Hal itu membuat Usopp dan Chopper ketakutan. Suasana agak mencekam.

"Tolol! Apa kau tidak dengar apa kata kami barusan?" tanya Usopp

"Mereka hampir mati gara-gara orang yang bernama Raizou itu tidak ada disini" kata Chopper

Jrengggg...

Namun, ternyata hal yang terjadi justru kebalikan dari ketakutan Usopp dan Chopper yaitu bahwa kedua penguasa akan marah besar jika ada seorang samurai. Kedua penguasa tersebut justru malah senang dan menangis haru.

"Kami sudah tak sabar menunggu kedatangan kalian" kata Inuarashi

Inuarashi pun teringat lagi dengan kejadian saat kapten jack dan anak buahnya menyerang Zou.

"Aku bersumpah atas nama dewa, tak ada yang bernama Raizou!"
"Jika dia ada disini, akan kuiris perutku sendiri"

"Raizou-dono..."
"Baik-baik saja!!!"
Ucap kedua penguasa tersebut bersamaan.

DOENGGGG...!!!
Kru Mugiwara tidak menyangka dan terkejut. Ternyata tidak sesuai dengan perkiraan mereka.

"Benarkah? Aman, ya?" tanya Kinemon
"Aku senang!"

Inuarashi tersenyum.

"Oi... Tunggu sebentar" kata Usopp yang masih tidak percaya
"Oi!!! Oi!!!"
"Jadi, Raizou benar-benar ada disini, selama ini?"
"Dan kalian semua tahu?"

Para suku Mink berkumpul. Mereka tampak bahagia dan tidak menyesal telah menyembunyikan Raizou dari kapten Jack.

"Kalian!!! Kalian semua! Kalian semua bisa mati!" Usopp masih meracau sambil menangis haru
"Peradaban yang berusia ribuan tahun ini"
"Bisa menjadi puing-puing!!!"

Nami pun menyeka air matanya yang keluar melihat fakta dan kebenaran ini.

"Maafkan kami karena sudah merahasiakan ini dari kalian semua" kata Nekomamushi sambil memegang kepala Usopp
"Kami dan klan Kougetsu dari kerajaan Wano sudah seperti keluarga sejak lama"
"Walaupun kerajaan kami harus hancur..."
"Kami takkan menyerahkan salah satu teman kami kepada musuh"

Nekomamushi tersenyum senang mengakhiri kata-katanya. Luffy pun ikut tersenyum. Kenyataan yang mengejutkan. Ikatan yang tak terlihat semakin menguat.

Seperti apa sebenarnya klan Kougetsu dan ada ikatan apa antara klan Kougetsu dari negeri Wano dan negeri Zou? Mengapa mereka rela disiksa oleh kapten Jack dkk dan berbohong tentang keberadaan Raizou? Lalu, bagaimana kabar Sanji selanjutnya? Kita nantikan cerita selanjutnya di One Piece chapter 817.

Chapter 816 END

Minggu depan One Piece chapter 817 LIBUR

My Partner Blog : Gemza, Versi teks, Mangaku
Situs download : Web Informasi

Silahkan di bookmark blog ini untuk mendapatkan postingan update tentang One Piece dan bantulah admin dengan men-share artikel ini kepada teman-teman Anda. Terima kasih.


Baca online One piece chapter 816
Download One piece chapter 816


Baca juga chapter One Piece yang lain disini



2 Responses to "One Piece chapter 816 - Anjing vs Kucing"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena memang jatahnya libur vroh
      Setiap 4 Chapter keluar Oda diberi jatah libur untuk istirahat.

      Delete

Berikan komentar dan masukan anda agar kedepan bisa menjadi lebih baik. Thanks